MENGAPA SAYA PERHATIAN KE RANTING. M. NASUCHA ABI SYAKUR


 

Pengurus MWC

Di tingkat MWC, tantangannya lebih banyak pada koordinasi, kepemimpinan, dan menjaga keseimbangan antar-Ranting.

Tantangannya:

  • Harus bisa mengayomi banyak Ranting dengan karakter yang berbeda.
  • Menjadi penengah ketika ada persoalan atau perbedaan kepentingan.
  • Dituntut bisa mengambil keputusan yang tidak selalu menyenangkan semua pihak.
  • Beban tanggung jawab lebih luas karena menyangkut beberapa Ranting.
  • Harus mampu menjaga komunikasi dengan banyak tokoh dan pengurus.

Godaan yang sering muncul:

  • Merasa memiliki posisi yang lebih tinggi sehingga kurang turun ke bawah.
  • Terjebak pada urusan jabatan, pengaruh, atau kepentingan kelompok.
  • Lebih mudah mendapatkan penghormatan, sehingga bisa muncul rasa sungkan orang lain untuk mengkritik.
  • Godaan untuk lebih banyak mengatur daripada mendengar.
  • Ketika sering menjadi tempat meminta keputusan, bisa muncul rasa bahwa pendapat sendiri selalu paling benar.

2. Pengurus Ranting

Kalau Ranting, tantangannya lebih dekat, nyata, dan langsung berhadapan dengan masyarakat.

Tantangannya:

  • Harus menghadapi kondisi dan karakter masyarakat secara langsung.
  • Menghidupkan kegiatan ketika sumber daya, anggota, atau dana terbatas.
  • Sering kali pengurus Ranting harus bekerja dengan tenaga yang sedikit.
  • Persoalan kecil di masyarakat bisa menjadi besar kalau tidak ditangani dengan baik.
  • Harus bisa merangkul semua pihak dan tidak mudah terbawa konflik pribadi.
  • Tuntutannya bukan hanya membuat program, tetapi membuktikan organisasi benar-benar hadir di masyarakat.

Godaan yang sering muncul:

  • Karena dekat dengan masyarakat, mudah terbawa hubungan pribadi.
  • Sulit membedakan antara kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi/kelompok.
  • Bisa muncul rasa kecewa ketika kerja keras tidak dihargai.
  • Godaan untuk mencari pengakuan karena merasa sudah banyak berkorban.
  • Ketika menghadapi tekanan terus-menerus, muncul keinginan untuk menyerah atau berjalan sendiri tanpa koordinasi.
  • Bisa muncul konflik karena persoalan organisasi bercampur dengan persoalan keluarga, pertemanan, atau lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ganti warna rambut

surat permohonan untuk banser